Rabu, 13 November 2013

MATERI DAN PANDUAN PESERTE PLPG MAPEL UMUM LPTK UNIV. NEGERI MALANG 2013


  • Bahan Materi Lebih Lengkap
  • Pengembangan Profesi Guru
  • Guru Kelas PAUD/TK (lengkap)
  • Guru Kelas SD (Materi Bidang Studi),
  • Guru Kelas PLB (Materi Bidang Studi)
  • Seni Budaya (lengkap)
  • Penjaskes (Materi Bidang Studi)
  • Bahasa Indonesia (lengkap)
  • Bahasa Indonesia : Buku Guru dan Buku Siswa
  • Bahasa Inggris
  • PKn (Materi Bidang Studi) – revisi
  • Matematika (lengkap)
  • Matematika : Buku Guru dan Buku Siswa
  • TIK (Materi bidang studi), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • IPA (lengkap)
  • IPS (lengkap)
  • Biologi (lengkap)
  • Fisika (Materi Bidang studi), Materi Pembelajaran Fisika – dari UM (revisi)
  • Kimia (Materi Bidang studi) (revisi), Materi Pembelajaran Kimia – dari UM (revisi)
  • Geografi (lengkap)
  • Sejarah (lengkap)
  • Sejarah : Buku Guru & Buku Siswa
  • Bahasa Arab (materi pusat), Bahasa Arab (materi dari UM)
  • KKPI (Materi Bidang studi), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • Kewirausahaan (Materi Bidang studi)
  • BK (lengkap)
  • Teknik Mesin (Materi Bidang Studi), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • Teknik Otomotif (Materi Bidang studi), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • Teknik Elektronika (lengkap), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • Teknik Ketenagalistrikan (Materi Bidang Studi), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • Tata Boga (lengkap), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • Tata Busana (Materi Bidang studi), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • Administrasi Perkantoran (lengkap)
  • Pemasaran (lengkap)
  • Keuangan (lengkap)
  • Teknik Komputer dan Informatika (Materi Bidang studi), Modul TKI – dari UM (revisi), Materi Pembelajaran Teknik – dari UM (revisi)
  • Teknik Kimia (Materi Bidang Studi), Materi Pembelajaran Kimia – dari UM (revisi)

  • Materi Pendukung:
    1. Buku Kelas 1 SD: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 SD, Buku Guru: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD, Tema 1: Diriku, Tema 2: Kegemaranku, Tema 3: Kegiatanku, Tema 4: Keluargaku
    2. Buku Kelas 4 SD: Pendidikan Islam dan Budi Pekerti, Buku Guru: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4, Tema 1: Indahnya Kebersamaan kelas 4, Tema 2: Selalu Berhemat Energi kelas 4, Tema 3: Peduli Terhadap Makhluk Hidup kelas 4, Tema 4: Berbagai Pekerjaan kelas 4
    Materi dari Pelatihan Kurikulum 2013:
    1. SD KELAS 1 (revisi)
    2. BAHASA INDONESIA SMP (revisi), BAHASA INDONESIA SMA-SMK (revisi)
    3. MATEMATIKA SMP (revisi), MATEMATIKA SMA (revisi)
    4. IPA SMP (revisi)
    5. IPS SMP (revisi)
    6. BAHASA INGGRIS SMP (revisi)
    7. PENJASKES SMP (revisi)
    8. PKn SMP (revisi)
    9. PRAKARYA SMP (revisi)
    10. SENIBUDAYA SMP (revisi)
    11. SEJARAH INDONESIA SMA-SMK (revisi)
    Lain-lain:
    1. Panduan Peserta 2013 (revisi)
    2. Panduan Instruktur 2013 (revisi)
    3. Implementasi Kurikulum 2013

    Selasa, 30 April 2013

    USULAN DAN PERBAIKAN DATA NISN

    Dengan hormat,,
    Bagi Madrasah yang sudah memiliki NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) dan sudah memasukkan data siswa pada EMIS online tetapi masih memiliki siswa yang belum mempunyai NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), atau NISN Ganda, atau akan Memperbaiki Kesalahan pada Data NISN untuk segera mendata sesuai Formulir berikut :
    1. Formulir A.1 – Pendataan/Usulan NISN Baru
    2. Formulir A.2 – Edit Data Siswa (Tidak Naik Kelas/Putus Sekolah)
    3. Formulir A.3 – Edit Data Siswa (Kesalah Nama, Tempat Tanggal Lahir atau Jenis Kelamin)
    4. Formulir A.4 – Edit Data Siswa Memiliki NISN Ganda
    5. Pedoman Pengisian Formulir
    Selanjutnya untuk menyetorkan berkas fisik yang sudah distempel dan ditandatangani Kepala Madrasah ke Mapenda pada hari dan  jam kerja.
    Link Terkait : NISN Kemdikbud

    Minggu, 10 Februari 2013

    UJI PUBLIK KURIKULUM 2013

             Kurikulum merupakan perangkat mata pelajaran yang diajarkan pada lembaga pendidikan; pewrangkat mata kuliah bidang keahlian khusus; cakupan kurikulum meliputi uraian bidang-bidang studi yang terdiri dari beberapa mata pelajaran yang saling terkait, [selanjutnya lihat artikata.com]. Kurikulum juga merupakan jendela dan pintu untuk melihat sejumlah mata peajaran dan kegiatan belajar-mengajar pada lembaga pendidikan.Kurikulum, bukan mata pelajaran, dapat berubah - diubah sesuai dengan perkembangan zama, konteks. serta sikon tertentu. Secara khusus, di Nusantara, rentang usia kurikulum +/- 10 tahun; setelah para pemangku dan oritas pendidikan melakukan update. revisi, perubahan kurukulum, termasuk di dalamnya visi, misi dan muatannya.
             Kini, nanti di Indonensia, pada tahun 2013, ada perubahan kurukulum; kali ini, Kementerian Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan, tidak langsung menebarkan kurukulum hasil racikan mereka ke sekolah, akan tetapi membuka kesempatan ke/pada publik, sehingga ada uji publik.  Oleh sebab itu, ku sengaja memindahkan materi Uji Publik Kurkulum 2013 (silahkan klik), ke web-site, sehingga mudah dicari.
    Kali ini, ku mencoba melihat Kurkulum SD, (yang kemarin-kemarin) penuh dengan keluhan dari orang tua murid; jika anda (terutama guru SD dan mereka yang anaknya di SD) tertarik dengan (rencana) Kurikulum SD (yang ku telah pisahkan tersendiri), silahkan e-mail ke/pada : opa.jappy@gmail.com.
              Mari kita lihat sejenak tentang Kurikulum SD 2013 (sekali lagi, jika anda berminat mendapat (rencana) Kurikulum SD 2013, maka silahkan e-mail opa.jappy@gmail.com).
    Image berikut, adalah usulan struktur Kurkulum SD 2013,
    135427038145008429
    capture from jappypellokila.8m.net
                Ada semacam tema atau pun gagasan utama yang sama, dari kelas 1 dan sampai 6; sehingga bisa ada kesamaan topik bahasan, yang semakin mendalam mengikuti tingkat kelas. Oke.
    Dalam kerangka itu, ada pendekatan proses (dalam KBM/kegaitan belajar mengajar), yang menggunakan metode 7 m, (lihat no 3); pada hemat ku, m-7-m tersebut tidak mudah untuk mereka yang ada pada kelas-kelas bawah/kecil/pemula, (misalnya kelas 1, 2, 3). Apalagi, jika anak didik pada kelas-kelas tersebut datang dari latar yang kurang berwawasan  luas dan bukan lulusan TK.
              Oleh sebab itu, em-seven-em - m-7-m (yang dulu pernah ada ketika ku di SD/SR Sekolah rakyat dan SMP, sekian puluh tahun yang lalu), ada baiknya diberikan pada waktu/saat di kelas 3 atau 4 ke atas; pada kelas-kelas awal, cukup memberi pengenalan dan pembiasaan penggunaan m-7m; namun belum merupakan hal yang esensi.
               M-7-m memang sangat bagus untuk melatih cara berpikir secara logika, namun perlu hati-hati  dengan formula-formula agama - keagamaan yang hanya diterima oleh/karena iman; jika tak hati-hati maka m-7-m mampu membawa seseorang pada anti agama dan Tuhan.
    Selanjutnya lihat image berikut
    13542705271012179196
    capture from jappypellokila.8m.net
             Agaknya, Pusat Kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menyerap aspirasi orantua murid sehingga hantu IPA dan IPS (yang di dalamnya gabungan beberapa pelajaran), menjadi terpisah; nyawanya ada juga pada bidang-bidang studi lainnya. Untuk yang ini, tentu mennati rancang bangun sylabusnya, karena masih gelap.
                Image beriku adalah kelompok bidang studi di SD, yang nantinya ada pada buka laporan hasil belajar atau raport. Coba periksa buku raport anak anda, … ada berapa kelompok bidang studi!? pada kurikulum 2013, hanya ada 2 (dua).
    13542705841444955446
    capture from jappypellokila.8m.net
    Sama halnya dengan image berikut
    1354270664725523836
    capture from jappypellokila.8m.net


    sumber:kompasiana

    Senin, 04 Februari 2013

    CIRI - CIRI dan PRINSIP PEMBELAJARAN PAKEM

    Dalam proses belajar mengajar sangat diperlukan strategi pembelajaran yang sangat baik dan cocok untuk situasi dan kondisi siswa. Strategi yang sangat cocok dan menarik peserta didik dalam pembelajaran sekarang ini dikenal dengan nama PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan).

    PAKEM adalah sebuah model pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengejakan kegiatan yang beragam untuk mengembangkan keterampilan dan pemahaman dengan penekanan kepada belajar sambil bekerja, sementara guru menggunakan berbagai sumber dan alat bantu belajar termasuk pemanfaatan lingkungan supaya pembelajaran lebih menarik, menyenangkan dan efektif.

    A. ALASAN PENERAPAN PAKEM
    PAKEM diterapkan dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran model konvensional dinilai menjemukan, kurang menarik bagi para peserta didik sehingga berakibat kurang optimalnya penguasaan
    materi bagi peserta didik.

    B. CIRI-CIRI / KARAKTERISTIK PAKEM
    Ciri-ciri/karakteristik PAKEM adalah:
    a. Pembelajarannya mengaktifkan peserta didik
    b. Mendorong kreativitas peserta didik &guru
    c. Pembelajarannya efektif
    d. Pembelajarannya menyenangkan utamanya bagi peserta didik

    C. PRINSIP PAKEM
    Prinsip PAKEM antara lain:
    1. Mengalami: peserta didik terlibat secara aktif baik fisik, mental maupun emosional
    2. Komunikasi: kegiatan pembelajaran memungkinkan terjadinya komunikasi antara guru dan peserta diidik
    3. Interaksi: kegiatan pembelajarannyaa memungkinkan terjadinya interaksi multi arah
    4. Refkesi: kegiatan pembelajarannya memungkinkan peserta didik memikirkan kembali apa yang telah dilakukan

    D. JENIS PENILAIAN SESUAI DENGAN PEMBELAJARAN MODEL PAKEM
    1. Penilaian yang sesuai dengan pembelajaran model Pakem adalah penilaian otentik yang merupakan proses pengumpulan informasi oleh guru tentang perkembangan dan pencapaian pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik melalui berbagai teknik yang mampu mengungkapkan, membuktikan atau menunjukkan secara tepat bahwa tujuan pembelajaran telah benar-benar dikuasai dan dicapai.
    2. Tujuan Penilaian otentik itu sendiri adalah untuk: (a) Menilai Kemampuan Individual melalui tugas tertentu; (b) Menentukan kebutuhan pembelajaran; (c) Membantu dan mendorong siswa; (d) Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik; (e) Menentukan strategi pembelajaran; (f) Akuntabilitas lembaga; dan (g) Meningkatkan kualitas pendidikan.
    3. Bentuk penilaian tes dapat dilakukan secara lisan, tertulis, dan perbuatan. Sementara itu, bentuk penilaian non tes dilakukan dengan menggunakan skala sikap, cek lis, kuesioner, studi kasus, dan portofolio.
    4. Dalam pembelajaran, dengan pendekatan Pakem rangkaian penilaian ini seyogiayanya dilakukan oleh seorang guru. Hal ini disebabkan setiap jenis atau bentuk penilaian tersebut memiliki beberapa kelemahan selain keunggulan.

    E. TUJUAN PENILAIAN PEMBELAJARAN MODEL PAKEM
    1. Menilai kemampuan individual melalui tugas tertentu
    2. Menentukan kebutuhan pembelajaran
    3. Membantu dan mendorong siswa
    4. Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik
    5. Menentukan strategi pembelajaran
    6. Akuntabilitas lembaga
    7. Meningkatkan kualitas pendidikan

    F. MERANCANG DAN MELAKSANAKAN PENILAIAN PEMBELAJARAN MODEL PAKEM
    1. Merancang penilaian dilakukan bersamaan dengan merancang pembelajaran tersebut. Penilaian disesuaikan dengan pendekatan dan metode yang dilaksanakan dalam pembelajaran.
    2. Dalam pembelajaran dengan pendekatan model Pakem, penilaian dirancang sebagaimana dengan penilaian otentik. Artinya, selama pembelajaran itu berlangsung, guru selain sebagai fasilitator juga melakukan penilaian dengan berbagai alat yang sesuai dengan kegiatan yang dilakukan oleh siswa.

    Disusun dari berbagai sumber